Merdeka.com – Departemen Keuangan AS dilaporkan baru saja menjatuhkan sanksi dan mendakwa anggota organisasi kejahatan siber dari Rusia.

Tak tanggung, melansir Mashable, orang ini bertanggung jawab atas peretasan sejumlah total USD 100 juta dari berbagai pemilik rekening di AS dan bank internasional.

Kelompok hacker yang dipimpin si terdakwa ini memiliki nama unik, yakni “Evil Corp”.

Cara Evil Corp untuk meretas adalah dengan mengembangkan malware bernama Dridex yang mampu mengambil informasi perbankan dari pengguna yang smartphone-nya terinfeksi malware ini.

Akhirnya, skema phising dipakai untuk menguras isi rekening mereka.

1 dari 1 halaman





Source link

Write a comment:
*

Your email address will not be published.