Merdeka.com – Apple resmi membuka program bug bounty kepada publik dan menawarkan imbalan hingga USD 1 juta atau sekitar Rp 14 miliar.

Imbalan senilai Rp 14 miliar itu akan diberikan kepada mereka yang berhasil menemukan eksploitasi yang dapat melewati Pointer Authentication Code(PAC) di perangkat Apple.

Mengutip Threat Post, Jumat (27/12), imbalan lainnya berkisar dari USD 25 hingga 500 ribu di berbagai produk, termasuk Mac, iPhone, iPad, dan Apple TV.

Jenis kerentanan di program ini termasuk kerentanan untuk membuka kunci layar dan mengakses akun iCloud, serangan-serangan berbasis jaringan dengan atau tanpa interaksi pengguna, serta serangan yang dilakukan lewat jaringan fisik atau nirkabel, Bluetooth, atau Wi-Fi.

Menurut halaman program ini, “Apple sangat tertarik pada masalah yang mempengaruhi banyak platform yang berdampak pada hardware dan software terbaru yang tersedia untuk umum, serta fitur atau kode baru di versi beta pengembang atau beta publik.

1 dari 1 halaman

Amazon Echo Beri Imbalan Peretas Ratusan Juta

Dua orang pakar keamanan yang berhasil meretas Amazon Echo mendapat hadiah senilai USD 60 ribu (sekitar Rp 800 jutaan). Mereka menjadi juara pada ajang bertajuk Pwn2Own.

Peneliti bernama Amat Cama dan Richard Zhu tersebut, sebagaimana dikutip dari Tech Crunch, Senin (11/11), telah mengembangkan dan menguji sejumlah upaya eksploitasi, termasuk serangan terhadap Amazon Echo.

Berbekal Chromium versi lama, mereka mampu mengambil kendali penuh perangkat ketika perangkat terhubung ke koneksi Wi-Fi berbahaya. Mereka menguji eksploitasinya di dalam lampiran frekuensi radio untuk mencegah gangguan dari luar.

“Kesenjangan tambalan keamanan ini adalah faktor umum dalam banyak perangkat IoT yang dikompromikan selama kontes,” kata Brian Gorenc, Direktur Trend Micros Zero Day Initiative yang menyelenggarakan ajang ini.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Michael Alementa

[faz]





Source link

Write a comment:
*

Your email address will not be published.